Home Visit / Kunjungan Rumah Pada Pasien TB MDR


Home Visit pasien TB MDR di lakukan oleh Pekerja Sosial, Manajer kasus, Perawat, Wasor dan petugas lain nya dilakukan untuk mendapatkan data dan kesimpulan yang tepat sehubungan dengan kondisi ekonomi, pendidikan, pengetahuan, keluarga, lingkungan yang bisa berpengaruh terhadap pengobatan pasien dimasa datang. Dengan Home visit di harapkan semua data yang diperolah akan lebih shahih dan dapat digunakan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi serta pelacakan pasien TB MDR. Home Visit bersifat, konfirmasi data yang telah tercatat dilayanan dengan kenyataan sebenarnya. Pengalian informasi baru lebih dalam untuk dalam mengetahui faktor pendukung agar pasien mampu menjalani terapi ke depan.

Home Visit Pasien TB MDR

•       Home visit Verifikasi

•       Home visit mangkir

Apa Saja yang dilakukan saat Home VisiT  ?

•       Assetment ( ekonomi, dukungan psikososial, persepsi pasien dan keluarga )

•       Diskusi dan edukasi

•       Support

•       konseling

•       Dokumentasi

A. Assestmen:

-siapa yang paling deket dengan pasien

-Siapa yang memegang otoritas ( didengar) di keluarga

– Kontak terdekat pasien

– persepsi pasien dan keluarga tentang efek samping dan pengobatan

-adakah lingkungan yang mendukung atau berpotensi mendukung pengobatan pasien

B. Diskusi dan Edukasi

•       Gali pengetahuan pasien ttg TB MDR dan pegobatan, pembiayaan pengobatan

•       Lakukan edukasi dengan santai dan bersahabat

•       Lakukan tanya –jawab untuk memastikan pasien mengerti yang disampaikan

•       Diakhir diskusi adakah hal lain yang ingin diketahui pasien

•       Gunakan alat peraga atau alat bantu edukasi lainnya

Support

•       Berusaha menjadi pendengar yang aktif

•       Beri kata-kata semangat

•       Dekati anggota keluarga yang berpegaruh

•       Ketahui orang lain yang mampu mempengaruhi pasien

•       Bantu pasien dan keluarga mengambil keputusan

•        Jangan menghakimi

Konseling

  • Pengalian masalah secara rinci
  • Membangun kepercayaan
  • Komunikasi aktif
  • pertanyaan terbuka dan tertutup
  • Menjadi pendengar aktif
  • fokus pada masalah

Pendokumentasian

  • Kegiatan harus dicatat sehingga bisa dijadikan Bukti
  • Bisa digunakan sebagai bahan untuk merencanakan kegiatan lanjutan
  • Sebagai bahan untuk MONEV

Catt: Home Visit harus dilakukan dengan atau tanpa persetujuan klien jika pasien bagi yang telah menandatanggani Inform consent kunjungan rumah. petugas perlu memperhatikan pakaian yang tidak mencolok (mis: pakaian dinas) dan aspek pencegahan infeksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s